Berita Utama

Bos PT Dharma Indah Ditantang Garda NKRI

Dok

AMBON, SPEKTRUM – Garda NKRI Provinsi Maluku menuntut majelis hakim yang menyidangkan kasus La Masikamba untuk menyeret juga Bos PT.Dharma Indah, Jhony de Queljoe, alias Siong, dalam kasus suap Pajak. Mereka mendesak dalam putusan Pengadilan nanti, ada permintaan untuk memeriksa Siong.

Permintaan sekaligus tantangan Garda NKRI Provinsi Maluku terhadap PN Ambon, untuk menindaklanjuti keterlibatan Bos Dharma Indah.Kemarin mereka menyambangi kantor PN Ambon yang sedang menyidangkan kasus La Masikamba.

Mereka melakukan unjuk rasa. Koordinator Lapangan (Korlap), Sugiarto Solissa dalam orasinya mendesak PN Ambon untuk segera menindaklanjuti keterlibatan Bos PT.Dharma Indah.

Menurut mereka, berdasarkan keterangan saksi dan fakta persidangan, Siong memberikan uang sebesar Rp.600 juta, kepada La Masikmba. Meski dia berdalih, uang itu dipinjman kepada La Masikamba.

Selain Siong, mereka juga meminta KPK untuk segera memeriksa pemilik rekening Muhamad Said, sebagai seorang pengacara. Alasan, Said tidak tahu-menahu soal uang di rekeningnya, dan merupakaan alasan yang tak masuk akal dan tidak masuk dalam logika hukum.

”Aplagi uang di rekeningnya berjumlah miliaran rupiah yang diterima dari berbagai pengusaha sebagai wajib pajak, termasuk dari bos CV.Angin Timur, Anthony Liando, yang sudah dijatuhi hukuman tiga tahun penjara,” katanya.

Pihaknya menduga, Muhammad Said punya keterlibatan khusus selaku penampung suap, dan bisa dikatakan turut serta dalam upaya korupsi.

Dia bisa dikenakan pasal yang sama dengan pelaku korupsi pasal 15 UU Tipikor maupun pasal 55 ayat (1) KUHP yang mengatur orang yang turut serta melakukan perbuatan Tindak Pidana Korupsi.

”Kami juga akan selalu mengawal agar memastikan penegakan hukum selalu hidup untuk memberantas korupsi di negeri ini. Dan  berjalan dalam koridor hukum, berdasarakan fakta hukum. Yah, menurut kami, kejahatan ini sebagai upaya memperkaya diri sendiri maupun orang lain,” tuturnya. (S-07)

 

Tinggalkan Komentar