Metropolis

Kapolda Beri Penghargaan kepada Bripda Angga

Kapolda Maluku, Irjen Pol. Royke Lumowa saat memberi penghargaan kepada Bripda Angga Badina di Lapangan Polda Maluku, Tantui Ambon, Senin, (13/05/2019),

AMBON, SPEKTRUM – Kapolda Maluku, Irjen Pol. Royke Lumowa memberi penghargaan kepada Bripda Angga Badina, penyelamat Mualif (25), salah satu petugas dari Mitra Kerja (bukan pegawai PLN) terkena setrum dari Jaringan Tegangan Menengah (JTM), saat berencana melakukan penyambungan jaringan baru bagi pelanggan atas nama Poen Roberth Purwanto dengan daya 3500 VA pada tanggal 10 Mei 2019, di jalan Dr. Latumeten, kawasan Perigi Lima, Ambon, Jumat (10/5/2019).

Pemberian penghargaan, saat Royke memimpin apel pagi di Lapangan Polda Maluku, Tantui, Kota Ambon, Senin, (13/5/2019). Penghargaan yang diterima Bripda Angga berupa piagam dan sejumlah uang.Royke mengatakan, penyelamatan Angga, menunjukan setiap anggota polisi adalah pelindung, pelayan dan pengayom masyarakat. Olehnya itu, sudah sepatutnya, dirinya memberikan apresiasi kepada anggota Subaghumas Polres P.Ambon dan Pp-Leasa tersebut.

“Terima kasih kepada seluruh personel yang telah melaksanakan tugas dengan penuh dedikasi dan loyalitas tinggi, sehingga situasi wilayah hukum Maluku masih dalam keadaan aman dan kondusif,” kata Royke.

Dia mengaku bangga dengan sikap Angga yang rela berkorban, ketika warga lainnya masih ragu kala ingin melakukan pertolongan karena takut tersengat aliran listrik. Sikap Angga, merupakan implementasi dari Catur Prasetya yang merupakan tugas anggota Polri yaitu berkorban demi masyarakat, bangsa dan negara. Sikap Angga pun harus diteladani semua personel di jajaran Polda Maluku.

Setiap anggota Polri dituntut untuk bertugas dengan penuh dedikasi dan loyalitas tinggi. “Kepada seluruh personel Polda Maluku agar meneladani aksi Bripda Angga yang melaksanakan tugas dengan penuh dedikasi dan loyalitas tinggi,” pintanya.

Mengenai hal ini, sebelumnya Manager Komunikasi PLN Unit Induk Wilayah Maluku dan Maluku Utara, Ramli Malawat mengatakan, Mualif merupakan salah satu petugas dari Mitra Kerja PLN.Kegiatan yang dilakukan oleh korban sudah sesuai dengan perintah kerja yang telah diberikan oleh PLN ULP Ambon Kota untuk pekerjaan Penyambungan Baru bagi pelanggan atas nama Poen Roberth Purwanto dengan daya 3500 VA pada tanggal 10 Mei 2019.

“PLN segera melakukan investigasi di lapangan dan telah berkomunikasi dengan korban setelah korban siuman,” kata Ramli kepada Spektrum, Jumat (10/5/2019) di Kantor PLN Maluku-Malut.

Dijelaskan, kronologi kejadian ketika korban sedang melakukan pekerjaan penyambungan baru pada Jaringan Tegangan Rendah (JTR) eksisting dan mendapat gangguan dari Lebah ukuran kecil (Niri) di atas Gardu. Korban yang merasa terganggu karena kehadiran Niri tersebut, mengibaskan tangannya untuk mengusir.

Kibasannya itu, tanpa sengaja menyentuh Jaringan Tegangan Menengah (JTM), kemudian tersengat listrik bertegangan 20 kV/20.000 Volt.

“PLN selalu berkomitmen untuk mengedepankan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) maupun Keselamatan Ketenagalistrikan (K2) dalam setiap kegiatan pekerjaan yang dilakukan, baik untuk pegawai PLN maupun mitra kerja,” jelas Ramli.

Menurut dia, setiap pekerjaan yang dilakukan sudah memiliki SOP, dimana hal itu sudah mengatur kesiapan personil maupun peralatan kerja. PLN menyesalkan dengan adanya kejadian tersebut, dan tentu akan melakukan tindakan tegas kepada mitra kerja apabila betul terjadi pelanggaran penerapan K3.

“Meski kejadian itu tidak diinginkan besama, namun pihak PLN sangat menyayangkan. Sebab, pekerjaan yang dilakukan, selain tidak adanya koordinasi bersama PLN, proses pemasangan mestinya dilakukan pada tiang JTR bukan diatas Travo. Belum lagi penggunaan Alat Pelindung Diri (AVD) yang minim digunakan Mualif,” tuturnya.

Sementara itu, Mualif mengaku musibah yang menimpanya bukan karena ketidak hati-hatiannya dalam melakukan pekerjaan. Tetapi ada penyebab yang memberikan efek kejut ketika karyawan PT 63 itu berada di atas Travo saat hendak memasang listrik pelanggan baru.

“Saat saya sampai di atas, tiba-tiba ada seekor lebah menyerang. Saya kaget, kemudian mengusirnya menggunakan tangan kiri. Tanpa sengaja tangan menyambar kabel 20 KV yang berada diatas kepala hingga saya tersengat,” kata Mualif kepada tim K3 PLN. (MG-07)

Tinggalkan Komentar