Berita Utama

Kapolda Minta Pembunuh Serahkan Diri

Kapolda Maluku, Irjen Pol Royke Lumowa

AMBON, SPEKTRUM – Tercapainya proses rekonsiliasi masyarakat Hualoy dan Latu, Kecamatan Amalatu, Kabupaten Seram Bagian Barat, sangat bergantung kesadaran masyarakat. Kapolda Maluku memastikan akan menangkap pembunuh Syamsul Lessy.

Kapolda Maluku, Irjen. Pol Royke Lumowa mengingatkan, siapapun yang terlibat dalam pembunuhan, akan dimintai pertanggungjawabannya secara hukum. Karena itu, masyarakat diminta kooperatif dengan menyerahkan pelaku penganiayaan.

Menurut dia, polisi akan terus mendalami dan serius menyelesaikan kasus Latu-Hualoy tanpa harus menunggu ada permintaan dari kedua Desa tersebut.  Tujuannya hanya untuk mewujudkan perdamaian kedua desa.

“Polri dibantu TNI dan Pemerintah Daerah bahu-membahu untuk menyelesaikan persoalan Latu-Hualoy. Tetapi juga diharapkan Pelaku  menyerahkan diri dengan baik-baik,” kata dia.

Menurut Kapolda, konflik Latu-Hualoy tidak hanya soal penganiayaan itu. Konflik sudah menahun. Konflik ini harus diselesaikan melalui proses damai. Meski demikian, dia optimis masyarakat kedua desa tersebut bisa berdamai.Soal pencarian pelaku, Kapolda mengaku, terkendala, karena tidak ada yang mau terbuka soal informasi persembunyian pelaku.

“Pelaku mungkin takut. Sebenarkan pelaku tidak boleh takut, berani berbuat harus berani bertanggungjawwab. Kita ini Negara hukum. Hukum itu tidak menyiksa, tetapi hukum itu agar memperbaiki diri kita menjadi manusia yang lebih baik,”kata Kapolda.

Ia meminta pengertian dan kesabaran dari masyarakat kedua desa tersebut. “Percayakan kepada aparat hukum untuk menyelesaikan kasus ini. Kami tetap berupaya secepatnya menyelesaikan konflik dan harus mencapai rekonsiliasi itu,” janjinya. (S-01)

Tinggalkan Komentar