Berita Utama

Massa Demo Umar Bilahmar

BULA, SPEKTRUM – Aliansi Masyarakat Kecamatan Werinama (AMKW) Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) melakukan demonstrasi di depan kantor Bupati dan Kantor DPRD kemarin.

Mereka mendesak Bupati Abdul Mukti Keliobas mencopot Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas  PUPR SBT, Umar Bilahmar dari jabatannya.

Dalam aksi ini, AMKW menyuarakan jalan Banggoi-Werinama yang sampai saat ini belum rampung. Akibatnya jalan Banggoi-Werinama tersebut sudah rusak berat.

Menurut Koordinator lapangan Amin Rahman Sikdewa mengatakan, Bupati Kabupaten Seram Bagian Timur Abdul Mukti Keliobas telah menganggarkan sekitar Rp 5 milyar lebih untuk perbaikan jalan Banggoi Werinama di tahun 2019 ini.

Hingga pertengahan tahun ini, belum ada tanda-tanda akan dilakukannya perbaikan terhadap jalan banggoi Werinama tersebut.

“Padahal telah dianggarkan tahun ini sekitar Rp 5 milyar lebih untuk perbaikan jalan lintas Banggoi Werinama, namun aneh karena sudah di bulan ke 7 tahun ini belum ada tanda-tanda akan direalisasikan,” ucap Sikdewa.

Pendemo menilai, Plt Kadis PUPR SBT, Umar Bilahmar tidak layak memimpin OPD teknis yang berkaitan dengan pembangunan infrastruktur daerah, sebab besic keilmuannya juga dianggap tidak sesuai dengan jabatan yang diembannya tersebut.

“Pembangunan ini tidak jalan lantaran seorang kadis PUPR dipimpin oleh orang yang memiliki besik ilmu sosial,” tambah Sikdewa.

Mereka mendesak Bupati Kabupaten SBT Abdul Mukti Keliobas mencopot dan menggantikan Umar Bilahmar dari jabatannya sebagai Plt kadis PUPR, atas ketidak pedulianny memperbaiki jalan Banggoi Werinama.

“Kami mendesak agar Bupati mencopot Plt kadis PUPR Umar Bilahmar,” imbuh Sikdewa.

Selain mencopot Plt Kadis PUPR SBT, mereka juga menyampaikan enam tuntutan. Pertama, meminta Bupati untuk secepatnya melakukan proses pelelangan proyek pemeliharaan jalan Banggoi Werinama.

Kedua, meminta Bupati untuk memecahkan anggaran 5 miliar yang merupakan anggaran pemeliharaan jalan Banggoi Werinama untuk memperbaiki beberapa jembatan kecil, patahan jalan dibeberapa titik, dan pembuatan Bronjong di beberapa titik sungai yang telah mengalami longsor hingga memakan bahu jalan Banggoi Werinama.

Ketiga, meminta Bupati untuk meningkatkan status jalan Banggoi-Werinama. Keempat, meminta DPRD agar mendesak Bupati untuk bersama sama fokus memperbaiki jalan Banggoi-Werinama.

Kelima, meminta pihak kejaksaan agar mengawasi pembangunan jalan Banggoi Werinama. Keenam, meminta Bupati dan DPRD untuk menyediakan 1 sampai 2 miliar setiap tahun anggaran, untuk pemeliharaan jalan Banggoi-Werinama tersebut.

Tuntutan ini telah disampaikan pendemo kepada Wakil Bupati SBT, Fachri Hunsi Alkatiri dan DPRD Kabupaten SBT dengan harapan segera ditindaklanjuti. (S-13)

Tinggalkan Komentar