Selamat Pagi

Meredam Korupsi dalam Proyek

Herman Masuku

Korupsi termasuk pungutan liar (pungli) adalah praktek haram di mana melanggar peraturan dan perundang-undangan yang berlaku di NKRI. Praktek tidak terpuji ini bisa saja dilakukan oleh oknum penyelenggara negara (aparatur birokrasi) dengan oknum pengusaha (kontraktor) dalam urusan proyek pengadaan barang dan jasa pemerintah.

Uang negara mudah dirampok. Ruang penyelewengan kerap muncul dalam proyek pengadaan barang dan jasa proyek. Maraknya korupsi level pengadaan barang dan jasa oleh pemerintah, ada saja terselubung kongkalikong yang melibatkan oknum penyelenggara negara, bisa saja oknum pemerintah maupun DPR serta pengusaha (kontraktor) selaku rekanan.

Seorang penyelenggara negara tenaga fungsional maupun struktural sudah digaji oleh pemerintah, fatal jika harus bertindak di luar ketentuan yang ada. Berbagai tunjangan diberi negara minus gaji.

Aparat penegak hukum harus membasmi mereka yang ‘nakal’ dalam menangani proyek milik pemerintah. Disamping itu, para pimpinan instansi terkait sepatutnya peka memantau aparaturnya dalam melaksanakan tugas dan fungsi masing-masing.

Reformasi birokrasi hingga bidang hukum di Indonesia termasuk Maluku jangan hanya sekadar konsep yang formalitas. Ia harus diterapkan di semua lini. Prakteknya harus dilakukan secara totalitas.

Karena reformasi hukum yang dicanangkan Pemerintah RI tujuannya untuk memulihkan kepercayaan publik, memberikan keadilan, dan kepastian hukum kepada rakyat. Reformasi hukum dan birokrasi hendaknya dilakukan secara maksimal.

Pembenahan lembaga dan aparat penegak hukum, harus dilakukan secara maksimal, sehingga para abdi negara benar-benar mengemban tugas secara proporsional dan profesional.

Semoga penyelenggara negara dalam urusan pelayan publik utamanya berkaitan dengan penanganan proyek barang dan jasa pemerintah, dapat menjalankan tugas dengan penuh amanah serta bertanggungjawab.

Sudah saatnya program pemerintah dilakukan sesuai koridor (hindari korupsi), agar buah dari pembangunan pemerintah itu sendiri dapat membawa kesejahteraan dan kemakmuran bagi rakyat. (*)

Tinggalkan Komentar