Amboina

Polda – Forkompimda Buka Puasa Bersama Anak Yatim Piatu

Buka Puasa Bersama: Kapolda Maluku Irjen Pol. Royke Lumowa dan Isteri Membagikan Bingkisan kepada para anak yatim piatu, Senin, (13/05/2019).

AMBON, SPEKTRUM – Polda Maluku Gelar Buka puasa bersama (Bukber) dengan seluruh Forkompimda Provinsi Maluku dan anak yatim di Kota Ambon, serta staf dan jajaran Polda Maluku, yang berlangsung  di kediaman Kapolda Maluku, Senin, (13/5/2019).

Turut hadir dalam acara itu, Pangdam XVI/Pattimura Ambon, Mayjen Marga Taufiq, Wakil Gubernur Maluku, Barnabas Orno, Wakapolda Maluku, serta tamu undangan lainnya.

Dalam kegiatan tersebut, Kapolda Maluku, Irjen Pol. Drs. Royke Lumowa bersama isteri juga memberikan. Tali kasih berupa Bingkisan kepada anak Yatin piatu. Hal ini dilakukan sebagai bagian dari makna perayaan bulan suci Ramadhan.

Dalam sambutannya Kapolda mengatakan, Ramadhan adalah bulan penuh ampunan. Oleh karena itu, jadikan ini sebagai bentuk menjaga silaturahmi bersama dan tetap saling memaafkan.

“Mari kita maknai bulan suci ini untuk saling memaafkan, saling menghargai orang Basudara. Kita sementara dalam proses rekapitulasi suara hasil dari proses demokrasi 17 April lalu, maka jalani proses ini dengan demokratis, aman dan tetap saling menghargai serta saling memaafkan ,” ujar Kapolda.

Sementara itu, Wakil Gubernur Maluku, Barnabas Orno juga turut memberikan apresiasi dalam Bukber ini.  “Kita tingkatkan , dan terus berbuat yang baik untuk membangun Maluku yang lebih baik. Kita tetap bersama bekerja saling koordinasi dan tetap saling menghargai,” ujar Orno.

Pada kesempatan yang sama, Ketua MUI Maluku, Abdulla Latuapo dalam tausiyahnya mengharapkan agar di bulan suci Ramadhan ini, kita terus tingkatkan hidup persaudaraan yang rukun dan damai.

“Maluku punya tujuan yang begitu besar , bagaimana kita ciptakan labotorium hidup orang Basudara yang damai. Ketahuilah kita berasal dari Adam. Perbedaan agama, itu kembali kepada iman. Meskipun kita berbeda tetapi kita tetap satu. Kita terus tingkatkan hidup orang Basudara di Maluku yang aman dan damai,” ajaknya.

Bukber ini lanjutnya, harus bersatu untuk majukan Maluku  ke depan sikon saat ini harus pahami agar kerjasama ini bersatu jadikan Maluku sebagi laboratorium umat beragama.

“Kita semua ini satu, perbedaan agama itu masing-masing akan bertanggung jawab kepada Tuhan. Perbedaan ini kita satukan dengan baik, maka akan memiliki suatu kekuatan yang ampuh untuk mencapai kehidupan yang aman dan tenteram,” lanjutnya.

“Para petinggi-petinggi juga harus berikan pemahaman dan pencerahan, agar masyarakat kita juga harus bisa terima perbedaan.  karena kita adalan makhluk berjamaah, makhluk sosial ,maka kita harus menerima keragaman, dan saling menghargai dan menghormati satu dengan yang lain, karena kehidupan ini adalah anugerah Tuhan,”tandasnya. (S-01)

 

Tinggalkan Komentar