Metropolis

PT Nusantara XIV Rampas Hak Karyawan

Ilustrasi. /net

AMBON, SPEKTRUM – PT Nusantara XIV Persero Teluk Elpaputi, di Kabupaten Maluku Tengah diduga telah merampas hak karyawannya. Pasalnya, karyawan yang sudah pensiun sejak Deseamber 2018 lalu, sampai saat ini pihak perusahan belum juga membayar hak beberapa karyawan yang sudah pensiun.

Selain itu, uang tabungan pensiunan ini juga belum dibayarkan oleh pihak perusahan. Padahal aturannya, hak para karyawan wajib dipenuhi oleh pihak perusahaan.

”Informasi yang saya dengar dari para karyawan perusahan tersebut, bahwa pada beberapa hari yang lalu, ketika mereka datang di Kantor/Perusahan yang berlokasi di desa Awaia, Kabupaten Malteng, dengan tujuan utama untuk meminta hak mereka dibayarakan, sayangnya ketika mereka sampai ke Kantor dan menemui Kepala Bagian Tata Usaha dari Perusahan tersebut, namun kata Kabag TU itu, tidak ada uang untuk membayar hak-haknya bapak-bapak,” kata Pegiat Anti Korupsi, Herman Siamiloy kepada Spektrum kemarin di Ambon, meniru ungkapan kekecewaan para karyawan PTP Nusantara XIV Persero.

Parahnya lagi, kata dia, Kabag Tata Usaha mengatakan kalau sudah ada uang, barulah dirinya menghubungi para karyawan/pensiunan untuk pembayaran hak-hak mereka.

“Kalau Kabag TU mengatakan demikian, terus sampai kapan mereka (karyawan-red) menunggu? Saya curiga jangan-jangan ini janji-janji kosong yang sengaja dimainkan Kabag TU itu, karena ditakutkan sampai habis tahun 2019 para karyawan belum mendapatkan hak mereka,” kata Siamiloy.

Dia  mendesak, Direksi Perusahaan untuk segera menegur, Manager Perusahaan. Alasannya, sudah ada instruksi dari Direksi untuk membayar hak para karyawan tersebut yang jatuh tempo pembayarannya pada bulan Desember 2018 lalu.

Faktanya, lanjut dia, tidak dilaksanakan oleh Manager Perusahaan. “Ini perampokan hak karyawan. untuk itu saya mendesak kepada pihak berwajib, dalam hal ini, BPK Perwakilan Maluku untuk melakukan audit terhadap Perusahan ini. Karena selama ini banyak keluhan dari karyawan baik yang masih aktif maupun yang sudah pensiun terkait dengan kinerja pihak perusahan ini,” pungkasnya. (S-07)

Tinggalkan Komentar