Metropolis

Publik Curigai Niat Baik Ditreskrimsus

Ilustrasi

AMBON, SPEKTRUM – Ketua Gerakan Advokasi Untuk Indonesia Bersih, Fredy Moses Ulemlem menaruh curiga terhadap niat Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Maluku menyelesaikan kasus pengadaan speedboat Dinas Perhubungan Maluku Barat Daya.

Dia mengaku, kurang lebih dua tahun mengikuti pengusutan kasus dugaan tipikor pengadaan empat unit speedboat yang ditangani oleh Ditreskirmsus Polda Maluku ini. Salah satunya, soal belum ditetapkan tersangka dalam kasus ini. Padahal bahan dan data atau bukti sudah jelas.

Menurut Moses, pihaknya sendiri belum dapat memastikan, siapa oknum atau pihak mana yang menginginkan kasus ini didiamkan.

Dia juga belum mengetahui siapa yang berperan dan bermain di belakang kasus ini.

“Kami menilai, dugaan kasus korupsi di daerah sering 86 (istilah aman), sebagai upaya untuk menenggelamkan kasus-kasus korupsi yang terjadi di daerah,Ó kata Ulemlem kepada Spektrum, Rabu (4/7/2019).

Dikatakannya, Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD) menjadi sarang korupsi, tetapi satu di antara seribu yang diselesaikan itupun hanya menyentuh pegawai rendahan.

Dia mengaku, telah menyurati Kabareskrim Tembusan Kepada Kapolri, Kadiv Propam, Irwasum, Kadivkum, Kapolda Maluku, Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Maluku, untuk mendorong secepatnya kasus ini segera diselesaikan. (S-07)

Tinggalkan Komentar